Tampilkan postingan dengan label kucing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kucing. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Januari 2012

kucing noleh kalo di panggil ''PUUUSSS....''


Kenapa ya kucing pasti noleh kalau dipanggil "Pus"?
Banyak sekali hewan di sekitar kita, mulai dari ayam, kambing, sapi, anjing, kucing, belalang, kupu-kupu, ular, tawon, lebah, nyamuk, dan masih banyak yang lainya.

Di antara hewan yang telah disebutkan, mungkin yang paling familiar dan akrab dengan manusia adalah anjing dan kucing. Anjing dan kucing, menurut saya, adalah hewan yang paling banyak menerima perhatian dari kita, manusia. Anjing dan kucing sangat populer untuk dijadikan hewan peliharaan, baik itu di rumah atau sekedar memelihara dengan memberi mereka makan. Mereka pastinya sangat senang jika diberikan makan, karena mereka tidak usah susah-susah cari makan ke sana ke mari dengan perut lapar. Mereka hanya perlu menggonggong atau mengeong sebagai tanda mereka lapar dan berharapdiberi makan.
Suara 'pus' = makan?

Pertanyaan tentang kucing, kenapa kucing akan datang kalau dipanggil 'pus'? Dan, kenapa semua orang memanggil kucing dengan panggilan 'pus'? Lebih baik ke pertanyaan yang kedua terlebih dahulu. Kebanyakan orang akan memanggil kucing dengan panggilan 'pus' karena 'pus' singkat, padat, dan jelas. Kata 'pus' itu sendiri berasal dari kata pussy yang artinya kucing. Namun, kucing itu sendiri tidak tahu bahwa dirinya dinamakan pus atau apa Kucing yang sejak lahir sampai dewasa tidak dipanggil 'pus' tidak akan mendatangi yang memanggilnya 'pus'. Biasanya, orang yang memanggil kucing dengan panggilan 'pus' memiliki tujuan memberi makan. Dengan kebiasan orang yang memanggil 'pus' terus-menerus ketika memberi makan, maka kucing akan mengetahui bahwa suara 'pus' adalah makan. Makan adalah hal yang enak bagi kucing. Oleh karena itu, dengan memanggil 'pus' maka kucing akan merasa enak dan berharap akan realisasi dari rasa enak tersebut yaitu makan. Jadi, kucing yang datang ketika dipanggil 'pus' itu adalah kebiasaan. Andaikan kucing sejak kecil sampai dewasa dipanggil 'woi' ketika hendak makan, sangat besar kemungkinannya kucing akan datang ketika dipanggil 'woi' meskipun tidak ada makanan. Tidak heran, kalau ada kucing rumahan yang tidak menengok atau datang jika dipanggil dengan namanya, karena kucing tersebut biasa diberikan makanan begitu saja tanpa ada suara, perintah, atau komando khusus seperti 'pus'. Oleh karena itu, bagi yang ingin kucingnya datang ketika dipanggil namanya, harus dibiasakan memanggil namanya ketika diberikan makan. Kalau sudah terbiasa datang ketika dipanggil, maka coba tanpa makanan. Jika kucing datang, maka elus-eluslah dia supaya dia tetap merasa enak dandisayangi.

Minggu, 01 Januari 2012

Bahasa Isyarat pada Kucing

Bahasa Isyarat dari Tingkah Laku Kucing dan Warna Bulunya
  Kucing, bukan berarti binatang keramat. Namun pada diri setiap makhluk. serta gerak-geriknya tentu saja memiliki tanda-tanda kekuasaan tuhan yang terangkum dalam bahasa alam. Berikut ini dapat menjadi contoh tentang warna bulu dan perilaku kucing. Boleh percaya boleh juga tidak. Anggap saja sebagai intermezo. Walaupun tidak selalu salah, sebab nenek moyang kita mempunyai kebiasaan melihat, mencermati, lalu menafsirkan berbagai gejala alam (ngelmu titen). Nenek moyang kita sangat percaya bahwa berbagai gejala alam mengandung pelajaran (hikmah) yang berharga di baliknya. Sesuatu yang tampak (fisik) menyimpan makna secara metafisik.


 

1. Jika memandang tanpa berkedip kkepada si majikan, yang memelihara akan memperoleh rejeki.
2. Jika duduk tidak bergerak di hadapan majikan, maka yang memelihara akan memperoleh anugrah.
3. Jika tidak pergi dari sudut rumah atau bertempat di situ, pertanda si majikan akan memperoleh keuntungan. Jika bertempat tinggal secara bergantian dari empat sudut rumah, pertanda si majikan akan memperoleh anugrah besar.
4. Jika tidur di atas ikat kepala, sorban, iket, baju majikan, maka yang memelihara akan memperoleh uang halal.
5. Jika kucing bergulung akan mendapat fitnah dari orang.
6. Jika menunjukkan kukunya kepada si majikan, menjadi pertanda akan ada penjahat yang menginginkan harta benda si majikan.
7. Berbulu putih dan pada bagian dada sampai punggung ada warna hitam (tembong) namanya kucing sanggabuwana. Tidak baik dipelihara, yang memelihara selalu menderita sakit.
8. Berbulu hitam mulus dan panjang ekornya, namanya kucing putrakajantaka, tidak baik dipelihara. Berwatak selalu menumpahkan darah. Si pemeliharanya sering memperoleh musibah.
9. Berbulu kembang asem, attau coklat muda, panjang ekornya/bundel. Namanya kucing bramapati. Bersifat tidak baik yang memelihara sering kehilangan dan boros. Akan tetapi jika ekornya bundel, dan ekornya berwarna bule ada juga baiknya. Walau yang memelihara boros, tetapi berwatak menuntut pada kebaikan.
10. Kucing yang berbulu apa saja tetapi di bagian kepala, dada serta punggungnya ada usar-usarnya, namanya kucing candramawa. Bersifat amat baik, si pemelihara akan memperoleh keuntungan serta kemuliaan.
11. Kucing yang bisu, berwarna apa saja, namanya wisnutapa. Bersifat baik, yang memelihara akan tercapai segala yang diinginkannya serta mendapat keselamatan.
12. Kucing yang ke empat buah kakinya berwarna hitam, namanya witanaba. Bersifat baik yang memelihara memperoleh keselamatan.
13. Kucing yang keempat telapak kakinya dapat mencapai kepala, namanya kusumawibawa, bersifat baik, yang memelihara akan banyak memperoleh rejeki.
14. Kucing yang berwarna hitam, lambung kiri tembong putih, namanya wulantumanggal. Bersifat baik, si pemilik akan memperoleh apa yang diinginkah serta memperoleh keselamatan.
15. Putih warnanya, kepala sampai dada ada galer atau garis berwarna hitam, namanya janggamengku, bersifat baik, si pemelihara akan memperoleh banyak keberuntungan dan keselamatan.